Info

OFFICIAL YOGI SELONG

SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA | adalah blog yang menceritakan semua yang saya suka,tentang kehidupan saya, keinginan saya, dan hal-hal yang saya sukai. selamat bergabung di blog saya, semoga bisa jadi motivasi dan inspirasi bagi anda yang membaca nya

Sekilas Tentang Selong

Nama Saya Muhammad Yogi Purnama lahir di keluarga sederhana, Saya di lahirkan di Sumedang - Jawa barat, dan di besarkan di Kota yang sederhana yaitu KARAWANG, dulu sekolah di SDN Kiara Payung 1 yang tidak jauh dari kediaman tempat saya di lanjutkan ke SMPN 1 Klari yang mulai mengenal dengan kehidupan anak remaja, di smp saya mendapat banyak masukan, motivasi, dan inspirasi,di smp saya belajar banyak dari PRAMUKA, ilmu yang gak di dapat dari Mata pelajaran biasa di sekolah, sebelumnya saya sempat menajajal masuk ke 3 Besar Barisan PASKIBRA SMPN 1 KLARI ini, namun setelah keluar dari smp saya tidak melanjutkan untuk ikut kegiatan paskibra tersebut, dilanjut ke tingkat yg lebih tinggi yaitu SMKN 1 KARAWANG sebenarnya masih banyak Hal tentang saya namun cukup sekian dan TERIMA KASIH :)

Official Selonk

Harus Berani Traveling Sendiri !! Tips untuk yang ingin menjadi solo traveler untuk pertama kali

Lagi-lagi ide postingan ini gue dapat dari twitter, beberapa teman di twitter gue suka nanya "gimana sih caranya traveling sendiri ??" | "gue gak berani traveling sendiri ah.." | "aman gak yah traveling sendirian, apalagi cewek ??" "lo kok berani traveling sendirian ??" | "gimana sih cara numbuhin keberanian buat traveling sendiri ??" | atau "gimana sih rasa indomie soto gajah ??"

Beberapa pertanyaan itu mulai menumbuhkan pertanyaan baru buat gue sendiri "memang sulit yah traveling sendiri ?? Kan tinggal packing terus pergi doang.."

Tapi ternyata kenyataannya tidak se-simple itu, banyak faktor yang membuat kita jiper duluan sebelum pergi. Mungkin beberapa faktornya adalah masalah makanan, uang, ketakutan nyasar, kesepian dan yang paling banyak menjadi penghambat seseorang untuk traveling sendirian adalah masalah keamanan ! Right ??

Sebenarnya ketakutan akan beberapa faktor yang menghambat kita untuk menjadi solo traveling adalah adanya hal yang mengganjal dalam diri kita sendiri. Saat pertama gue traveling ke Thailand, gue gugup, takut dan mendadak jadi cupu walaupun gue memang cupu -___-".

Gue takut nyasar disana, gue takut kalo gue sakit siapa yang nyuapin bubur ke mulut gue, gue takut kalo lagi jalan malem-malem diperkosa bencong dan banyak lagi ketakutan-ketakutan lain. Lantas gue berpikir, kalo gue takut gue gak akan pernah jalan !! Toh, ke-apes-an bisa terjadi dimana saja. Jangankan di Luar negeri, di depan rumah aja lo bisa ditusuk terus mati !! Jadi stigma tersebut menumbuhkan ke-nekat-an gue untuk berani pergi sendiri. Ke tempat yang sama sekali asing buat gue !!

Nah dalam postingan ini, gue mau membagi beberapa tips buat kalian yang pengen traveling sendiri untuk pertama kali, terutama ke luar negeri, baik cewe maupun cowo apalagi bencong, bisa baca tulisan ini.


1. Buatlah itinerary perjalanan, kenapa ?? Karena ini akan memudahkan lo untuk mengetahui step-step kemana lo akan melangkah. Lo bisa buat garis besar itinerary perjalanan yang akan lo lakukan, ataupun kalau lo orang yang parno-an. Lo bisa bikin itinerary se-detail mungkin, seperti naik kendaraan apa, tidur dimana, beli makanan dimana sampai ngelangkah pake kaki kiri duluan apa kanan duluan. Pokoknya detail banget !!

2. Persiapkan barang bawaan dengan teliti. Pakaian, chargeran, jaket, alat mandi, Identitas diri, dan sebagainya. (detail-nya lo bisa lihat di tulisan gue yang ini --> Apa saja yang harus dibawa untuk backpacking ke Luar negeri)

3. Bahasa Inggris. Biasakan lagi berbicara bahasa inggris, lo gak harus kuliah sastra Inggris dulu buat bakal lo traveling. Di Asia Tenggara, dengan modal bahasa Inggris setingkat kelas 2 SMP di Inggris, lo sudah bisa berkomunikasi kok. Seenggaknya lo tau yang basic-basic-nya, kaya nanya tempat, nanya harga dan nanya sudah punya pacar apa belum ?? (Mau traveling apa nyari jodoh ??)

Walaupun ternyata bahasa Inggris lo dibawah rata-rata waktu SMP, jangan khawatir !! Kita masih punya bahasa Internasional lain yang insyaallah di mengerti semua pihak, Yaitu BahasaTarzan Huu..Huu..Haa..Haa..

4. Kumpulkan info sebanyak-banyaknya, lo bisa googling atau tanya-tanya sama yang sudah pergi ke destinasi yang mau lo tuju. Sesampainya disana pun, jangan malu bertanya kepada warga lokal, rata-rata mereka akan membantu sebisa mereka bila ada turis dari negara lain yang kebingungan. Tapi jangan juga nanya berapa uang direkening dia, gak sopan !! Pokoknya tanya deh kalau gak tau, kan ada pepatah bilang tuh "Malu Bertanya Sesat di Jamban"

5. Jangan gampang percaya sama orang !! Musyrik !! Percaya tuh sama Tuhan !!

6. Jangan terlalu baik sama orang dan jangan terlalu mau dibaikin sama orang. Biasanya kalau orang yang baru kita kenal tapi sudah baik banget sama kita, waspadalah !! Biasanya ada udang dibalik siomay !! Jaga jarak adalah salah satu cara menghindar paling keceh.

7. Tersenyumlah dan bersikap ramah terhadap semua orang dan benda. Kalau perlu senyumin juga tiang listrik sama tempat sampah, itu akan menambah nilai keimanan lo di mata Tuhan.

8. Simpan dengan super duper ketat apa yang dinamakan identitas diri (KTP atau Passpor) Jangan pernah sekali-kali ditinggalkan atau dititipkan kepada orang lain. Bila perlu beli body wallet (dompet yang diikatkan ke badan) Kehilangan passpor berarti kiamat tingkat 7 !!

9. Simpanlah uang dibeberapa tempat, bisa sebagian di dompet, sebagian di backpack dan sebagian lagi kasih gue. Jadi, misalnya saat uang di dompet lo hilang, lo gak akan kebakaran jenggot, karena lo masih punya simpanan uang di backpack, tapi uang yang lo kasih ke gue gak bisa lo minta lagi. Cerdas kan ??

10. Hati-hati dengan pemberian orang yang gak lo kenal, misalnya lo dikasih roti. Lo gak tau kan isi dalem roti itu apa? Bisa aja didalemnya ada obat bius, atau uang 100rebu !! lo gak mau kan makan uang 100rebu ?? #yakali

11. Buat cewe, jangan jalan-jalan sampai larut malam, hindari tempat sepi nan mencekam. Bila diajak oleh orang lain untuk ikut dengan dia, teliti dulu apakah kaki-nya napak tanah atau ngga. Siapa tahu dia Toro Margen si Uka Uka.

12. Bersahabatlah dengan traveler lain, terutama solo traveler juga. Biasanya mereka lebih welcome karena kesamaan nasib (traveling sendiri) siapa tahu kalian bisa share penginapan atau saling ngelonin minyak angin pas mau tidur. Nambah temen itu asyik !!

13. Balik lagi masalah ID, alangkah lebih baiknya lo scan dulu passpor dan identitas lain ke dalam bentuk file, lalu simpan di email lo. Bila sewaktu-waktu Passpornya hilang, masih ada back-up-an yang bisa lo claim.

14. Kuatkan mental dan nyali. Traveling sendiri bukan hanya tentang perjalanan, lebih dari itu, menjadi solo traveler adalah mempelajari diri lo sendiri.

Yah, begitu saja tips yang baru kepikiran di otak gue. Intinya jangan pernah takut untuk meng-explore dunia, even lo seorang diri. Karena dari apa yang gue tulis di no. 14, dengan traveling sendiri, lo akan lebih mengetahui jati diri lo. Lo akan lebih banyak dapat pembelajaran untuk diri lo sendiri, lo akan tahu kapasitas lo segimana.

Traveling sendiri itu menyenangkan dan sangat menyenangkan !! Yang gak menyenangkannya adalah gak ada yang bisa diminta terus-terusan moto-in kita. Last, beberapa quote dari gue dan beberapa sahabat gue, sebagai penyemangat lo untuk berani traveling sendiri..

"kalau Anda berkutat dengan kekhawatiran soal keamanan dalam traveling, maka Anda tidak akan kemana-mana. Masuklah kekamar Anda, kunci pintu kamar, tidur manis di kasur empuk Anda, dan Anda akan aman" - Ariyanto

"Hidup ini indah kawan, jangan sia-sia kan masa mudamu. Petualanganku tak akan pernah berhenti selama bumi ini masih berputar" - Niken

"Traveling bukan hanya sekedar jalan-jalan dan melihat keindahaan suatu destinasi. Lebih dari itu, traveling adalah salah satu mata pelajaran untuk hidup lo, yang gak akan lo bisa dapatkan di sebuah ruangan bernama kelas !!" - Gue, 21 tahun, Mahasiswa putus kuliah. #PembelaanDiri
READMORE
 

Melangkah Seperti Jarum Detik

“Tolong beri aku waktu! Beri aku kesempatan.”


Kadang kita tak hentinya meminta waktu, meminta kesempatan lagi kepada orang lain, kepada semesta, bahkan kepada Tuhan. Sebuah kesalahan yang sudah kamu lakukan, jika itu diperbuat tanpa ada unsur kesengajaan, hanya mengikuti kata hati, dan itu salah, maka kamu pasti ingin memperbaikinya sepenuh hati.


Namun apa daya? Waktu itu sudah dirancang Tuhan dan dieksekusi semesta berputar searah jarum jam, atau perputaran jarum jam itu sendiri yang mengikuti arah berjalannya waktu. Entahlah, yang pasti waktu terus berjalan, ke depan. Kata “seandainya” takkan pernah habis terlintas dalam benak seseorang yang sudah melakukan kesalahan, tanpa ia sengaja. Kata tersebut sepertinya bergandengan dengan benda nista bernama penyesalan.


Tak sepenuhnya nista. Dalam sebuah penyesalan, meskipun selalu datang terlambat, justru keterlambatan itu yang membuat kita harus lebih berhati-hati. Kamu mungkin bisa memutar jarum jam ke arah yang sebaliknya, tetapi kamu tak akan pernah bisa memutar waktu kembali. Semuanya tak akan pernah sama lagi.


Jika kamu bersungguh memperbaiki kesalahan, maka hal paling masuk akal setelah melewati semua fase “denial” dengan segala “seandainya” dan penyesalan adalah tetap melangkah ke depan, menjadikan yang di belakang sebagai pelajaran. Seperti jarum detik yang terus berjalan, perlahan mengajak jarum menit dan jam maju, melewati semua.


“Karena tak ada yang bisa memperbaiki kesalahan di masa lalu selain perbuatanmu kini, dan di masa depan nanti. Untuk memulainya, kamu sendirilah yang harus memberi waktu untuk dirimu sendiri.”


Selong205.blogspot.com
READMORE
 

KUNJUNGILAH NEGERIMU SENDIRI

Seperti pepatah " MELANGKAH DI MULAI DARI 0 "


Setiap jalan mempunyai RESIKO sendirinya . . . . .



Setiap jalan mempunyai 2 arah Dan 1 Tujuan. . . .


Sama seperti hidup hanya 2 pilihan yang kita punya ( TIDAK ADA ABU ABU )


SAMA SEPERTI INDONESIA NEGERI YANG KITA CINTA . . .



Antara SABANG DAN MERAUKE . . . . .


SUDAHKAH ANDA MENGUNJUNGINYA !!!!!



( Jika belum jangan berbangga diri walaupun sudah KELUAR NEGERI )


Salam Damai 43% TRAVELING FOR INDONESIA ... WE CAN DO ADV



Selong205
READMORE
 

Misteri Air Terjun Guci



AIR terjun Guci di lereng Gunung Slamet, Slawi, dikenal sebagai objek wisata sejuk nyaman. Tak sedikit yang memanfaatkan sebagai tempat olah kanuragan dan batin. Airnya berkhasiat menyembuhkan berbagai macam sakit kulit. Bahkan amat dipercaya bisa meningkatkan daya tarik seksual wanita. Cukup dengan berendam, maka organ sex wanita bisa kembali muda. Maka jangan heran bila lebih banyak pengunjung wanita ketimbang pria.


Tapi obyek ini juga ada yang memanfaatkannya sebagai tempat mencari pesugihan. Di balik gemuruhnya air terjun Guci, dipercaya sebagai sarang siluman naga bernama Naga Cerek. Meski royal memberi pesugihan, tapi berat permintaan Naga Cerek. Sebab yang diminta nyawa salah satu anggota keluarga. Boleh nyawa orang lain, tapi kalau meleset tetap harus diganti keluarga sendiri.


Juru kunci setempat, bisa menyampaikan permintaan itu kepada Naga Cerek dengan ritual khusus. Itu pun harus dilakukan malam Jumat Legi dan Selasa Kliwon. Uba rampe yang harus dipersiapkan antara lain, minyak wangi, kemenyan, kembang dan tumpeng. Bila semuanya sudah siap, ritual bisa langsung digelar. Kehadiran Naga Cerek bisa ditandai bila air yang berisi uba rampe berbuih. Lagi pula si juru kunci haus sampai mengalami trance. Setelah itu, si peminta pesugihan dipersilakan mandi air terjun Guci. Banyak pemandu wanita siap memberikan jasa pada setiap tamu, baik laki-laki maupun perempuan. Usai menjalani ritual, lalu dilakukan kenduri sekadarnya.

Foto - Foto :






READMORE
 

Gunung Slamet Jalur Baturaden



Setelah rencana ke Semeru, Gede/Pangrango gagal karena di tutup, dan Planing ke Merbabu juga batal karena Hendri gak dapet cuti akhirnya saya berdua dengan soulmate bersepakat untuk menjajal gunung Slamet. Setelah browsing di putuskan kami mau naik ke Gunung Slamet jalur Guci. Dengan kendaraan pribadi kami berangkat jam 5 pagi langsung lewat Pantura, kondisi jalan relatif lancar. Setelah melewati kota Brebes kami belok kanan ke arah purwokerto,
disinilah letak kesalahannya ternyata Guci ada di daerah Tegal :p akhirnya kami memutuskan untuk mencoba jalur lain, yaitu jalur Batu Raden yg sudah di depan mata.

Sampai di Batu Raden sekitar 2.30 sore, di pos tiketing Lokawisata Baturaden saya sempat bertanya kepada petugas yg seperti kebingungan pas saya bilang mau mendaki gunung Slamet, mereka mengarahkan saya ke jalur pendakian utama Bambangan, tapi karena yakin kami bisa mendaki lewat Batu Raden, akhirnya si petugas memberi satu nama: Pak Taryono tukang kembang yg biasa mengantar pendaki ke Puncak.

Sampai di Lokawisata kami mencoba menghubungi petugas lagi yg di jawab senada pendakian lewat jalur Batu Raden terjal dan sangat berat silahkan lewat jalur Bambangan. Wah gawat nih ! akhirnya kami tanya tukang parkir dan bertemu dengan Pak Taryono. Setelah ngobrol sebentar, pak Taryono menelpon anaknya yg juga biasa mengantar pendaki ke Puncak Slamet lewat Baturaden, setelah mendapatkan penginapan, tidak berapa lama Wondo sang pemandu
merangkap porter datang. Dia menjelaskan secara umum kondisi jalur pendakian pantangan pantangan dan setelah nego sedikit Wondo bersepakat mengantar kami dengan Rp. 250 ribu untuk 3 hari pendakian di Slamet.

Besok paginya jam 05.45 Wondo datang membawa seorang teman, Slamet namanya. Jadi dengan jasa Rp. 250.000,- kami dapat 2 orang porter ! asiikk hitung hitung sehari kami cuma bayar 40 ribuan :D enaknya lagi logistik dan rokok mereka bawa sendiri :). Setelah repacking, tepat pukul 06.15 kami masuk ke gerbang Lokawisata Batu Raden, membayar tiket masing masing Rp. 5.000,- dan mulailah kita mendaki.

Sekedar informasi Baturaden itu berada di ketinggian sekitar 600 dpl sementara puncak Slamet tingginya 3428 dpl, pendakian memang membutuhkan fisik prima disini. Target kami hari itu adalah Plawangan di ketinggian 3000an dpl yg untuk kondisi normal dapat di tempuh dalam waktu 11-12 jam.

2 jam pendakian jalur masih sangat bersahabat jam 9.30 kami sudah sampai di pos 2 dan bikin teh panas, mata air ada di pos 2, pos bayangan 3 dan Plawangan(hanya pada saat musim hujan). Pukul 10.00 kami melanjutkan perjalanan lagi, pos 2 ke pos tiga perjalanan cukup lama di tambah lagi kondisi trek sudah mulai menanjak dengan jalur yg lembab dengan banyak sekali pacet, sebentar sebentar kami musti mengecek kaki dan sepatu karena pacet pacet pasti sudah nempel disana. Untuk mengatas pacet kami mengoleskan anti nyamuk.

Jam 12.30 kami tiba di pos bayangan 3 harusnya disini ada sumber mata air tapi setelah pemandu kami mengecek ternyata sumber mata air kering ! waduhhh mana air kami hanya tinggal 1.5 liter akhirnya setelah beristirahat sejenak kami putuskan untuk melanjutkan perjalanan yg sepertinya tambah berat. Jam 13.30 kami tiba di pos 3, pos 3 menuju pos 4 kita menemukan tanjakan 'njelehi' yg artinya tanjakan ngebosenin, fuihh ini sepertinya memang trek terberat di gunung Slamet. akhirnya kami tiba di pos 4 pukul 4 sore. Di pos 4 kondisinya kering dan berangin kencang, udara juga sangat dingin. Kami memutuskan untuk berkemah disini dan melanjutkan ke Plawangan esok harinya. Setelah buka tenda, goreng daging asap plus pisang goreng, akhirnya kami terlelap di pos 4. Esok paginya pukul 7.30 kami bongkar tenda dan melanjutkan perjalanan ke Plawangan yg merupakan batas vegetasi di gunung Slamet. Jalur dari Pos 4 ke Plawangan tidak kalah menantang, jalur terus menanjak dan banyak pohon tumbang, repot sekali kalo kita bawa carier yg tinggi karena musti merangkak rangkak untung pacet sudah tidak ada di jalur ini. Sebelum Plawangan kita akan menemukan padang rumput yg tidak seperti padang, sebenarnya ini adalah bukit yg banyak di tumbuhi rumput liar, dari sini puncak Slamet terlihat sangat jelas dan errr masih sangat tinggi :p. pukul 10.30 kami tiba di Plawangan para porter langsung sigap mencari air dan kayu bakar sementara kami mendirikan tenda. Angin sangat kencang bertiup. Untungnya Wondo dan Slamet berhasil mendapatkan air dari mata air rahasia mereka kalo enggak kami akan terpaksa turun lagi tanpa muncak ke pos
2 hari itu juga !

Hari ke- dua pendakian banyak di isi dengan leyeh leyeh dan foto foto disamping masak masak dengan Trangia baru :) sore harinya kami naik sedikit ke areal berbatu untuk melihat sunset yg indah, sayangnya langit tidak terlalu bersih sore itu, jadinya pelabuhan Cilacap, kota Purwokerto dan laut tidak nampak dengan jelas, ahh tapi foto foto narsis tertap berjalan sesai
rencana :D.

Hari ke- 3 pagi buta jam 04.00 kami sudah bangun, masak air dan bersiap muncak angin sangat kencang dan datang dari puncak gunung, langsung menerpa muka kami, kami terus berusaha bertahan, trek berkerikil dan naik tajam ditambah oksigen yg tipis membuat perjalanan menjadi semakin susah. 45 menit menjelang puncak kami putuskan untuk berhenti, kondisi tidak memungkinkan angin membawa asap belerang terus menerus terhirup oleh kami membuat penapasan terasa sesak dan telinga seperti mau pecah. Hidung juga sudah mulai mengeluarkan darah kental. Akhirnya kami turun lagi ke Plawangan dan beristirahat sebelum kemudian turun lagi menuju ke Lokawisata Baturaden. Sore hari pukul 4.30 kami tiba di Baturaden dan langsung menuju Pancuran Tiga tempat mata air panas berada, acara selanjutnya adalah berendam di air panas untuk melemaskan otot otot yg kaku.

Kesimpulan:

-Buat yg belum pernah mendaki Slamet lewat Baturaden, ini adalah jalur yg cukup menantang dan perlu di coba, disarankan membawa pemandu atau orang yg pernah mendaki lwt jalur ini, banyak cabang cabang pencari burung yg bisa membuat tersesat di sepanjang perjalanan.
-Waktu pendakian disarankan dimulai jam 05.00 pagi supaya bisa tiba di plawangan sekitar jam 5-6 sore
-Pada musim kemarau siapkan air yg banyak di pos 2
-Buat yg mau menginap dulu, sebelum mendaki banyak terdapat penginapan di sekitar Baturaden ratenya mulai 60 ribu per kamar
-Logistik bisa di dapatkan dengan mudah di warung warung sekitar Baturaden
-Tarif pemandu/poster adalah 250 ribu untuk 1 kali pendakian dengan 2 orang porter
- Porter yg saya rekomendasikan adalah Wondo (0813 9156 9356 atau 0888 2680 597)
READMORE